Karena Sampah
Karena Sampah
Rabu, 23 Februari 2022
Oleh Disma Olivia
Baru saja kemarin lusa tanggal 21 Februari kita memperingati Hari Peduli Sampah Nasional, begitu seriusnya masalah akibat sampah ini sampai diperingati sebagai hari nasional. Banyaknya konflik dan musibah yang sering terjadi karena sampah mengharuskan kita untuk membantu pemerintah mencari dan membantu menanggani dalam persoalan sampah.
Persoalan sampah yang memang sudah dari dulu membuat banyak orang memilih untuk tidak perduli, bahkan masa bodo, tetapi sebagian orang juga ada yang memilih untuk berbisnis daur ulang sampah dan dijadikan sebagai pegangan hidup mereka. Namun sebernarnya, solusi untuk mengatasi persoalan ini belum sepenuhnya selesai.
Manusia tidak akan terlepas dari namanya sampah. Kantong plastik, bungkus makanan dan minuman, pakaian bekas, barang atau makanan yang menggunakan bahan plastik lainnya itu semua adalah sampah. Bukan hanya di Indonesia saja tetapi banyak negara lainnya juga menghasilkan sampah setiap harinya, dan akibatnya banyak pengaruh buruk terhadap lingkungan akibat sampah tersebut.
Salah satunya Polusi Laut, sampah berbahan plastik merupakan sampah yang sangat sulit terdegradasi dalam puluhan sampai ratusan tahun. Sampah ini biasanya sering terbawa ke laut sehingga sangat membahayakan hewan yang hidup disana. Hewan tidak seperti manusia, mereka tidak memiliki akal sehingga jika terjebak mereka tidak akan bisa melepaskan diri. Akibatnya banyak hewan yang lehernya terjerat sampah kantong plastik atau tali.
Selanjutnya Polusi Udara yang diakibatkan karena sampah, biasanya disebabkan oleh limbah dalam bentuk gas. Pembakaraan bahan bakar fosil seperti bensin yang menghasilkan banyak karbon dioksida , dan Penggunaan pendingin yang menghasilkan gas CFC, tumpukan sampah yang mengasilkan gas metana, serta Hujan Asam yang dapat mengubah tanah dan air menjadi asam, dan banyak polusi udara lainnya.
Polusi Tanah yang biasanya terjadi di tempag pembuangan umu atau TPU, sampah yang akan terus menumpuk dan mencemari tanah disekitarnya. Sampah yang menumpuk akan mengeluarkan zat berbahaya yang membuat tumbuhan tidak dapat tumbuh. Daerah dengan sampah yang menumpuk biasanya cenderung kotor, gersang , dan menjadi sumber penyakit.
Hanya karena sampah saja banyak dampak yang terjadi baik dilingkungan udara, laut maupun di darat. Apalagi untuk manusia pastinya sangat berdampak buruk, sampah - sampah yang menumpuk dan membusuk dapat menimbulkan banyak bakteri dan virus yang menyebabkan penyakit seperti diare, tifus, disentri, jamur, kolera dan penyakit lainya.
Oleh karena itu lebih baik kita menjaga lingkungan ssekitar agar tetap selalu bersih, dengan membuang sampah pada tempatnya, mengurangi pembakaran sampah atau menimbunnya, serta jangan membuang sampah kelaut, dan ikuti saran pemerintah lainnya.
Komentar
Posting Komentar